Sabtu, 22 Oktober 2016

Siau - Pulau Makalehi ( Danau Cinta ) 4D3N - Liburan Murah tapi Ngak Murahan



Berawal dari liat Poto di istagram, ketemu foto danau yang bentuknya Love.
Sampai akhirnya berniat juga buat liburan keSiau dan Pulau makalehi yang ada danau Lovenya.
Danau Cinta ( Heart Lake ) Pulau Makalehi





Ini mungkin liburan yang singkat, liburan singkat yang begitu menyenangkan.
Dengan modal info dari website, artikel-artikel backpacker dan tempat wisata disiau akhirnya saya memutuskan menikmati cuti saya di sebuah pulau nan asri dan indah, yang semestinya saya cutinya di luar wilayah Sulawesi utara dan tepatnya bukan di KepulauanSitaro.
Dari modal info sanasini, tanya-tanya keluarga yang bekerja disiau dan teman – teman yang ada di siau tentang keadaan di siau, transport, akomodasi murah sampe makanan murah disana akhirnya terangkum semua dalam 1 book yang menjadi panduan saya selama disiau. 
 
Sebelumnya juga saya sempat menghubungi teman yang bekerja di sebuah desa diPulau siau, gimana caranya kesana sampe perkiraan budget buat liburan nanti, dan liburan ini juga adalah liburan yang sempat tertunda, karna awal rencananya saya dan teman berencana mengadakan perjalanan liburan pada tanggal 6-8 februari 2016 namun karna cuaca tidak memungkinkan sehingga kami memutuskan untuk menunda liburan ini. Planning B pun sudah saya rencanakan apabila tidak bisa berlibur kesiau.

Dengan tujuan Manado Jakarta yang tercatat di suratcuti berubah menjadi manadosiau..
Hiihihi berhubung tiket mahal dan adik saya juga lagi ada kegiatan sekolahnya, jadi untuk liburan ke Jakarta pun saya batalkan.

Dan inilah cerita liburan murah saya yang singkat 4D3N namun begitu menyenangkan dengan buget yang lumayan sedikit yang tidak menguras isi dompet.

1.    - Hari Pertama : (sabtu)
 
    
JEJE dan saya Selfieee


didalam kapal


     Dengan Modal Tiket Kapal Cepat Majesti saya dan jeje sebutan teman pontar saya siap mengarungi lautan menuju PulauSiau.
Segala kemungkinan pun sempat mengisi pikiran saya, rindu rindu keluarga itu sudah pasti.
Dengan Rute Perjalanan        Manado – Biaro – Tagulandang – Siau – Tahuna ( ini adalah Rute Khusus di Hari sabtu ) dan untuk hari biasa Rute kapal tidak mengunjungi Pulau:” kecil. So bahagianya bisa singgah kepulau-pulau yang sebelumnya saya ngak tau dan hanya liat lewat internet. Perjalan yang lumayan lama sampe bokong terasa tepos,,hahahaha buat yang ngak kuat atau sering mabuk laut ada baiknya siap dengan antimo. 

Kukis Khas

Perjalanan laut yang kami tempuh sekitar 4 - 5 jam lamanya (kapal berangkat dari pelabuhan Calaca kurang lebih pukul 10 dan sampai di pelabuhan siau pukul 14’45 ).

 
Sesampainya di pelabuhan Siau


Sesampai disana pun kami di jemput teman pontar berprofesi sebagai Pemberi pelayan kesehatan yang bertugas di salah 1 desa di pulausiau.


Kami pun segera bergegas kepenginapan yang tepatnya di desa Lia, perjalanan kedesa lia pun kami tempuh sekitar kurang lebih 30 menit dengan kendaraan bermotor roda 2. Perjalanpun menyenangkan karna selama perjalanan anda akan di suguhkan dengan pemandangan pantai dan tebing yang begitu indah, dari salah 1 tempat kita juga bisa melihat Pulau mahoro yang indah.

Desa Lia pun merupakan salah 1 desa yang berada di kecamatan SiauTimur, Kabupaten Siau tagulandang Biaro.
Perjalanan menyenangkan namun menguji adrenalin, perjalanan menuju desa lia pun begitu menguji adrenalin dengan luas jalan yang hanya sekitar kurang lebih 2-3 meter. Yang nantinya selama perjalanan juga anda akan melewati tanjakan, belokkan yang sangat tajam dan curam. Saya punsempat takut,  waktu melewati salah 1 tanjakan yang biasa disebut Tanjakan Cinta. Namun apa daya karna sebentar lagi akan sampai di peninapan.
Sesampainya di penginapan, rasa takutpun hilang, rumah yang nyaman dan bersih membuat saya bergegas untuk beristirahat,.. 



orang orang disana pun sangat ramah, kami juga sempat dibuatkan makan siang oleh seorang ibu yang bertugas juga disana.
Hari yang sangat melelahkan rasanya, namun menyenangkan.

Malamnya setelah makan  malam kamipun mengisi waktu dengan nonton bareng dan ngopi bareng, suasana di malam hari lebih tenang. Setalah selesai kami pun beristirahat untuk petualangan di besok hari.

Nonton Sambil Ngopi





2.  -  Hari ke -2 (Minggu)
 
Sarapan Pagi ALa DJ Je


Pagi-pagi sudah di buatkan makanan dan minuman hangat, oh betapa bahagianya punya teman yang serba bisa,, saya yang cewek malah ngak mahir buat ini dan itu yang hasilnya tidak sebaik yang dia sediakan hahahahah.

sarapan Pagi

Setelah sarapan pagi, kami pun bergegas untuk beribahah di salah 1 Gereja yang ada di desa LIA. 

suasana beribadah

selesai ibadah Minggu



setelah beribadah kami pun segera siap bergegas menuju pelabuhan, di karenakan kapal yang akan menuju ke pulau  Makalehi akan segera berangkat.
 
siap siap bapontar


Kamipun siap memulai perjalanan dan petualangan kami.

bye bye sampai ketemu 3 hari kedepaan






KMP Lohoraung adalah kapal yang kami gunakan menuju Pulau Makalehi dengan harga tiket yang bisa di jangkau. Perjalanan kami tempu dengan waktu kurang lebih 2- 2,5 jam.
Kapal ini tidak setiap hari, jadwal keberangkatan KMP Lohoraung menuju Pulau Makalehi saat itu hanya di hari rabu dan sabtu saja. Selain KMP Lohoraung anda bisa juga menuju ke pulau Makalehi dengan menggunakan Boat dari pelabuhan siau namun harga yang ditawarkan lumayan mahal dengan waktu temput yang tidak selama KMP Lohoraung. 








Selama perjalanan kami pun disugguhkan dengan pemandangan yang indah,  pulau-pulau kecil dan hamparan air laut berwana biru menghiasi perjalanan di siang itu.


Pulau kecil dan indah itu pun mulai terlihat, hati pun begitu senang karna sebentar lagi kapal akan segera sampai.  Dan akhirnya sampailah sudah kami di pelabuhan kecil Pulau makalehi. 

setibanya di Pelabuhan Makalehi

perjalanan ke penginapan


kami pun di jemput oleh teman yang  bertugas di salah satu PKM yang ada disana sebagai pemberi pelayanan Kesehatan, orangnya baik dan sangat ramah.
Ow yah namanya Lili ( Dr Lili) dia adalah Dr perempuan pertama yang bertugas di PKM Makalehi.
Orangnya baik, ramah, cantik dan friendly, nyaman rasanya. Dan untuk beberapa hari kami diijinkan untuk menginap secara Gratissss,,, heheheheh lumayan lah buat ngurangi ongkos liburan...

jeje - saya - dr. Lily - paula

 
Setelah beristirahat, kami melanjutkan perjalanan ke salah 1 objek wisata di pulau itu.
-          Monument Kedaulatan NKRI 



Monunent Kedaulatan NKRI



Monument ini Menandakan bahwa Pulau Makalehi adalah salah 1 pulau terluar  yang masih masuk dalam Wilayah Indonesia.
Waktu tempu dari penginapan ke monument ini kurang lebih 10 menit, di tempat ini kami pun tidak lupa menyempatkan diri untuk ber foto – foto. Di lanjutkan dengan menikmati sunset.

menikmati sunset di Pulau makalehi


Setelah puas menikmati sunset kami pun segera kembali ke penginapan.





Ow yah listrik disini hanya menyala di waktu tertentu (mulai dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi saja) saya pun segera mengisi persedian batreii hp dan kamera, jaringan telp disana juga sangat sulit, hanya di tempat-tempat tertentu saja yang ada signalnya.


3.    - Hari ke-3 (Senin)




Setelah makan pagi, sebagai pengunjung yang baik kami pun segara melapor ke kepala desa di pulau Makalehi (Kapitlau / Opla) adalah sebutan untuk kepala desa.


Bapak Mount kalrbos adalah opla pertama sebelum diadakannya pemekaran ( Makalehi Utara)

ibu - opla - dr lily - saya - paul

Ibu Fera Bawotong adalah Wawulaoo (Makalehi Induk)

Bersama Ibu Fera Bawotong


Bapak Sadrak Bawotong adalah Opla (makalehi Timur) 



Setelah berkunjung kamipun segera melanjutkan perjalanan menuju ke danau Cinta (heart Lake) 







Perjalanan menuju ke bukit tidaklah mudah Butuh perjuangan, dengan waktu tempu kurang lebih 30 – 45 Menit Trekking menaiki bukit, perjalanan yang lumayan jauh dan melelahkan namun tidak menurangi keinginan kami untuk segera sampai kepuncak. 

Selama perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan laut yang indah dan pemandangan di sekitar. Hari semakin siang dan panas, kami membutuhkan 2 kali waktu untuk berisitirahat. 





Pelan tapi pasti dan yeeeeyyyyy sampai sudah kami di puncak.
Danaunya benar – benar berbentuk hati ( Love) pemandangan yang sangat menakjubkan.
Indah,, indah sekali… awalnya hanya bisa liat lewat foto dan akhirya saya bisa menikmati indahnya danau cintaa. Setelah puas menikmati keindahan danau cinta dan puas mengabadikan moment bukit, kami pun melanjutkan perjalanan kami (saya – jeje – paul – valdo- dan 1 lagi namun saya lupa namanya ) menuju tempat selanjutnya..


Danau Cinta Pulau Makalehi









Di perjalan kembali kami pun singgah sebentar di salah 1 tempat yang ada bangunan tower, 



pelabuhan Makalehi

lumayannn.. istirahat

dan melanjutkan perjalanan kami menuju danau, setalah selesai berisirahat kami pun kembali ke penginapan untuk makan siang.







Sorenya kami melanjutkan petualangan menuju salah 1 objek wisata yang ada di Pulau Makalehi           




-          Goa tengkorak 



Perjalanan menuju goa tengkorak kurang lebih 30 menit dari penginapan.
Untuk menuju ke goa tengkorak kami pun di temani warga setempat.
Jangan lupa membawa rokok (uppsss bukan untuk saya) Rokoknya mau di  kasih ke tengkoran -  tengkorak di dalam goa. Pemberian rokok kepada tengkorak memang sudah menjadi adat warga makalehi jika mengantar wisatawan menuju kesana.








Menurut Mitos tidak bisa foto bersama tengkorak (foto Rusak) atau tidak ada.
Namum kenyataannya saya bisa kog,, hihihihihi makasi sekali mungkin saja karna di kasih Rokok.




Setelah selesai kami pun bergegas kembali, dalam perjalanan pulang ada 1 tempat yang menarik perhatian dan kami pun sempat singgah sebentar dan melanjutkan perjalanan.



Sesampainya di penginapan kami pun di ajak makan rujak bersama. 
Kemudian di lanjutkan dengan sunset bersama di pelabuhan.











Hari yang benar-benar menyenangkan, warga disana pun sangat ramah.

4.  -  Hari Ke 4 ( Selasa)
Kembali Kesiau


Pagi itu hal lucu pun terjadi mungki karena kelelahan kami bertiga hampir saja ketinggalan kapal.
Dengan kekuatan penuh kami berlari menuju pelabuhan, perjalanan yang takkan terlupakan.
Kami kembali kesiau dengan menggunakan kapal yang sama KMP Lohoraung dengan Rute Munte - makalehi -  Siau. 

sesampainya di siau saya dan jeje pun melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi salah 1 saudara yang ada di odong, dan paula pun kembali dengan kesibukkan yang di tinggal beberapa hari. 




Sorenya kami pun kembali kepelabuhan siau dengan menggunakan kapal malam, saya dan jeje pun kembali kemanado dengan slamat.



bye bye


tempat tidur kapal malam

Terima kasih untuk liburan singkat kali ini, sampai ketemu lagi di liburan selanjutnya..

Estimasi Biaya selama Liburan
1.    Kapal Majesti ( Manado – Siau )                      Rp. 200.000
2.    Ojek pelabuhan ke penginapan Desa Lia        ( Free)
3.    Ojek dari desa Lia ke Pelabuhan Siau                     (Free)
4.    Transport Kapal Siau – Makalehi                             Rp.25.000
5.    Pemandu ke Bukit                                                    Rp. 100.000
6.    Pemandu dan uang Rokok ke Goa Tengkorak        Rp. 50.000
7.    Transport Kapal Makalehi -  Siau                            (Free)
8.    Transport Siau – Manado (kapal Malam)                Rp. 100.000
                                                                                              Rp. 474.000



                                                     _Dlamoe_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar